search

Kamis, 18 Juni 2015

Maju dan berubah

Ting...
Ting..

Lampu merah berkelap kelip..

"Apaan sih.." sambil mencoba meraih sesuatu.

Si bulat hijau baru itu menunjukkan pukul 06.30 pagi..
Sambil mengerang malas di paksakannya tangan panjangnya itu untuk meraih sesuatu yg sudah mengganggu mimpi indahnya pagi ini.

"Amboi apaan sihhhhh"
"Ndehhh tengah tujuh pun baru"

Duduk dan kemudian meminum sebotol air hingga habis. Seperti ritual setiap harinya.

"Ga ada alarm?"
"Bukan juga telpon"
"Truss apann sihhhh????"

Mulai menggaruk kepala yg tidak terasa gatal.
Diceknya kembali benda kecil kesayangannya itu
Dengan ekspresi datar tetapi serius mulai dia menekuni hp kecilnya itu

"Ada pemberitahuan nichh"

Di ceknya satu satu dan lebih seriuss

"Apaan nich "
" ANDA MEMILIKI KENANGAN PADA HARI INI"
"wihhhh.  Kenangannnn "

Makin serius dan pusing kepalanya.

"Hahahahah.. apa apaan nihh.."
"Perasaan ga ada kenangan apa apa deh..bingung"

"Hahahahhah... sejak kapan nihh"
"Makk 1 tahun yg lalu???,"
"Kok bisa yahh "
"Hahahahah ... ya ampunnn ini serius gue yg nulisss.. kok alay gituu.. "
Sambil teruss membaca dan tertawa terbahak bahak

2 tahun yg lalu
"Ini kapan gengs"

Mencoba mengingat ingat lagi

"Ini pas gue SMA nih pas kelas 2"
"Bisa banget yah kayak gini.."

Ga terasa waktu sudah menunjukkan pukul 07.10 menit  sudah setengah jam lebih Dia berkutat dengan hp nya.

Sepertinya banyak kenangan yg sudah hampir dia lupakan dan akhirnya di ingatkan lagi..

Tertawa puas dia di pagi ini, tersenyum indah dia menyambut mentari.

Ada rasa sesak di dadanya pagi ini rasa sesak yg membuatnya ingat betapa berubahnya dia saat ini.

Betapa berbedanya dia dari sebelumnya.
Mungkin tak banyak yg merasakan perubahnya.

Mungkin bahkan mereka merasakan dia tetap seperti itu.

Sesungguhnya di berubah..
Banyak yg di tinggalkannya..
Banyak yg di lupakanya..
Banyak yg di hapusnya..

Ingatannya...
kebahagiaannya..
kesedihannya...
mimpinyaa...

dan juga

CINTANYA..

Senin, 20 April 2015

Pencarian baru

Semuanya telah menghilang satu persatu ...
Semua kenangan telah di lupakan satu per satu....

Kini ku jauh dari pulau selatan yg menyimpan sejuta kisahku dan kisah tentangnya...

Kini ku berada di pulau yg entah apa namanya..
Ada bilang ini adalah segitiga emas..
Tambang berlian ...
Dan surga dunia..

Bagiku hanya selatan dan tetap selatan..
Tempat cinta, harapan, dan impian..
Selatan dunia penuh kasih dan sayang..

Sulit melepaskan bayangan pulau selatan..
Sulit untuk fokus di tempat ini..
Sulit..sulit.. sulit..

Hingga aku bertemu dirinya..
Orang baru..
Pribadi baru..
Lain dari yg sebelumnya..

Lain dari my south boy..
Lain. Jauh berbeda..

Lebih dewasa ...
Lebih mapan..
Lebih luas pandanganya..

Aku  terkagum dengan sosoknya..
Aku terkagum dengan pembawaannya..
Aku terkagum dengan pribadinya..

Hampir aku melupakan sesosok dari selatan..
Hampir tergantikan dia oleh dia yg baru..

Dia yg membuat aku terpana.
Dia yg membuat aku jatuh hati..
Dia yg membuat aku kembali berpikir bahwa dunia baru ini sangatlah menarik..

Ku coba mendekat...
Ku coba dekatkan diri...
Ku coba lebih mengenal..
Ku coba lebih memahami.....

Sungguh luar biasa aku terbuai olehnya..
Sosoknya penuh wibawa..
Penuh karisma..
Penuh pesona..

Kembali aku berdoa..

Tuhan ...
Buat dia yg baru ini selalu ada di depan ku.
Agar aku bisa selalu memandangnya..
Melihatnya..
Memperhatikannya....

Tuhan..
Buat dia yg baru ini..
Selalu tersenyum kepadaku..
Dan

Tuhan...
Buat dia yg baru ini tak pernah jauh dariku..
Karna aku tak sanggup kehilangan sesosok seperti dia lagi dan lagi....

Orang Baru..

Oooooooooooo....
Baruuuu....
Ga kenal....

Anehh....
Asing....
Pusing....
Bingung....

Mau muntahh....
Mau marahhh....
Mau makan orang ..

Knapa haruss disini...
Ga mau disini...

Disini ga asikk..
Disini ga enak..

Disini dimana sih???

....
????????

Rabu, 25 Maret 2015

Terwujud tapi...???

Hal yg ku tahu ketika aku gagal adalah sakit...
Adalah malu..
Adalah tertekan..

Mengapa tidak ..
Sebuah mimpi yg telah ku bangun sejak lama, sejak aku masih kecil. Kini hilang seperti debu yg terseret angin..

Hilang..
Terbawa...
Angin....

Hingga ada sebuah titik terang yg coba terangi aku.

Datang lagi sebuah surat ke tempat ku.
Lebih besar dari sebelumnya.
Lebih tebal dari sebelumnya.
Lebih berat dari sebelumnya.

Apa lagi ini... pikirku..

Ingin menjatuhkan aku lagi..oh tidak..
Tak berani aku untuk menyentuhnya..
Langsung ku berikan kepada orng tuaku..

Ke tika di buka ada raut aneh di wajah mereka bedua.
Semakin hancurlah hatiku..

Apa ini tuhan???.
Bencana lagi ??.
Atau harapan baru??

Tolong jangan buat aku menggila..
Tolong...
Tolong ...
.....

Aku butuh pertolongan..

Lepaskan aku dari jeratan ini..

Ohh....

Kenyataannya Tak Sepahit Kopi Hitam

Sudah banyak waktu yg ku lewati di tempat ini di kota ini.
Sudah banyak orang baru yg ku temui di tempat ini di kota ini.
Sudah banyak tempat yg ku jelajahi di tempat ini di kota ini.
Banyak kawan, banyak lawan dan banyak pengalaman yg ku terima selama ada di sini di kota ini..

Hari ini terasa sedikit berbeda. Cuaca sangat lah mendukung. Angin semilir menerpa lembut wajahku berhembus pelan di telingaku sekan berbisik kepadaku.
Apa gerangan pikir ku, atau hanya anganku saja yg mulai rindu akan tanah kelahiranku..

Ah.. biarlah
Mungkin ini pertanda baik buat ku..

Tepat pukul 12.00, dikala matahari tepat di atas kepala ku. Ku terima sebuah surat di dalam amplop kecil coklat yg sedikit terlipat di kedua sisinya..
Mungkin sedikit kesalahan di waktu perjalan menuju ke tempatku.

Bukupa pelan sampulnya setelah ku baca tulisan di sampul depannya. Jantung ini seakan ingin lari dari tempatnya, bulir bulir keringat put mulai mengucur deras di wajahku, aura panas pun mulai keluar dari tubuhku.

Apa gerangan ini...
kenapa dengan diriku..
Apa isi dari surat ini..
Dan kenapa harus di berikan kepadaku??

Terlihat lipatan kertas putih polis bersih dari dalam amplop. Ketika ku baca isinya bergoncanglah seluruh jiwa ragaku.

Gelap rasanya dunia ini..
Berputar segala yg ada di hadap ku..
Kenyatan pahit yg harus ku jalani..
Pemberitahuan kepadaku bahwa aku tidak di terima di seluruh tempat yg aku mau..

Hancur rasanya.. tapi tak apa lah..
Itu kenytaannya.

Lama ku tangisi kenyataan pahit dari illahi..
Lama ku umpat sang kuasa atas kuasanya yg indah untuk diriku..

Aku belum paham bahwa itu yg terbaik untuk ku..

Tapi ketika ku sadar.
Ketika aku mengeti.

Ternyata hanyak hal indah yg terpampang jelas untuk ku jika tidak ada disini..

Oh betapa bodohnya diriku

Yg telah sesali cerita cantik nan apik drama hidup ku.

Minggu, 08 Februari 2015

Persinggahan Sementara

Hati ini...
Badan ini..
Kepala ini..
Dan seluruh jiwa raga ini serasa bukan milik diri sendiri.
Jika di goncang ke kanan maka ke kananlah dia di dorong ke kiri maka ke kirilah dia tak ada yg pasti.

Itu yg kurasakan saat ini di mana keputusan sepuhnya bukan ada di diri ku tapi di diri orng lain walau semua di titik beratkan kepadaku.

Hari ini aku akan mulai petualangan ku untuk menentukan hidup ini.

Hari ini dan mungkin beberapa hari bahkan bulan ke depan badan dan jiwa ini tidak akan bersama keluarga ku lagi.
Hari ini dan mungkin beberapa hari atau bulan ke depan jiwa ini akan selalu sendiri.

Ini adalah awal aku berpisah dengan keluarga walau hanya untuk bimbel yg tak begitu lama.
Rasanya berat untuk meninggalkan semua kebiasaan ku yg slama ini layaknya putri raja.
Tpi apa boleh buat keputusan sudah di ambil. Maka harus di jalani..
Ini awal yg tak asik.
Jauh dari harapan tapi ada bayanga.

Jauh ku berjalan menyeberangi laut dalam dan pegunungan indah yg belum terjamah manusia..

Rasa lelah perjalanan yg panjang terbayar dengan pemandangan indah di perjalan.

Sampai di tempat tujuan dengan selamat dan mulai menatapi ke depan.
Jalan berliku, kerikil hingga batu besar menanti, dan hujan badai yg pasti selalu menemani.

Ini hati ku , hari ku, dan jalan ku serta kehidupan ku, juga cintaku.

Selasa, 16 September 2014

Mulai berbenah

Rasanya baru aja kemarin ngedaftarin diri masuk ke sma..
Eh skarang udah kelas 3 aja ga kerasa...

Rasanya baru kemarin ngumpul bareng temen buat ngediskusiin acara doa restu buat UN eh sekarang UN malah udah di lewatin..

Waktu seakan berlari kencang yah bukan berjalan lagi...

Hari ini hari seolah hari yg dulu paling di nanti nantikan tapi setelah datang menjadi hari yang paling tidak di inginkan..

Di hari ini seolah semua bayangan dari masa lalu dan masa depan sudah terpampang jelas

Jujur sekarang jadi jauh lebih pusing. Pusing untuk nentuin kemana badan dan jiwa ini berlabuh.

Akhir akhir ini begitu banyak polemik yg memasuki kepala. Serasa perubahan drastis pun mulai terlihat. Emosi mulai meledak ledak, banyaknya permintaan dari kiri dan kanan, hingga kenyataan manis dan pahit yg rasanya sudah ada di depan mata.

Sebelumnya hari ini adalah hari yg paling ku nantikan sejak 6 tahun yg lalu,tapi sungguh tak di sangka kejadinnya malah menjadi sepelik ini.

Ingin rasanya bertahan di kehidupan yg lalu. Di kehidupan yg hanya terasa manis dan menyenangkan. Kehidupan yg tak banyak pilihan yg sangat mematikan.

Tapi ini lah awal dari sebuah dunia baru yg nanti akan terasa lebih manis dari sebelumnya.