Kok bisa jadi begini sih .
.
Siapa sih yang salah . . .
Aku yang salah . .
kalo gitu maaf deh . .
Tapi kayaknya ga
mungkin deh . .
Aku yakin kalo kita
sekarang sedang salah paham.
Kata – kata itu selalu
muncul di kepalaku. Seperti sebuah teror yang selalu datang bertubi-tubi ingin
sekali marah, menangis, berteriak histeris. Ingin rasanya mengeluarkan segala
penat yang bekutit di kepala ini.
Tapi semua itu sia – sia
saja.
Antara otak dan hati selalu saja berlawanan.
Antara logika dan perasaan, selalu saja bertolak
belakang.
Kejadian itu rasanya hanya
sepintas saja tetapi efeknya itu loh . .
panjang . .
Hanya salah paham biasa.
Tapi serasa luar biasa.
Jarak kita itu ga jauh loh
. .
Hanya beberapa kelas saja,
tapi kenapa seolah kita terpisah jarak yang jauh . .
Aku ga pernah bisa bebas
ketemuan sama kamu, ga bisa bebas ngobrol sama kamu. Pokoknya ga bisa semuanya
deh . .
Trus kenapa sekarang
setiap kita ketemu seolah ada dendam di antara kita. Kita ga saling tegur sapa, kita ga saling
menatap. Kita malah saling buang muka
Arghhh apa sih maunya . .
.
Kamu makin cuek . . .
Kamu makin nyebelin . . .
Mana kamu yang dulu . .
Mana kamu yang aku suka
dulu . .
Kenapa sekarang kamu berubah
. .
Kamu sengaja ngehindarin
aku . .
Kamu sengaja ngejauh . .
Ok kalau kamu maunya
begitu . .
Aku ikutin maunya kamu apa
. . .
Sekarang kuncinya ada di
kamu deh . .
Terserah kamu mau bawa
kemana . .
Mau di buang juga ga
masalah . .
Asal ga ada penyesalan
blakangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar