search

Tampilkan postingan dengan label #Si Kulit Putih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Si Kulit Putih. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Mei 2014

#Di Atas Rata – Rata



Hampir semua orang sangat senang jika mendapatkan  sesuatu jika di atas rata – rata.
Contohnya nilai ujian yang di atas rata – rata, skor pertandingan di atas rata – rata,  tinggi badan di atas rata- rata dan masih banyak lagi contoh – contoh yang lainnya.
Tapi tau kah kita apa arti sebenarnya kata di atas rata – rata.
Kebanyakan orang hanya tau mengucapkannya saja tetapi tidak mengetahui arti sebenarnya.

Arti dari kata di atas rata – rata secara singkat sama dengan lebih dari kebanyakan atau biasanya.
Atau bisa juga diartikan sesuatu yang special.
Bukannya biasa – biasa saja.
Atau pun standart.

Semua hal dapat di katakan di atas rata – rata.
jikalau ada hal yang jauh lebih rendah mutu atau kwalitasnya dari hal pokok yang menjadi pusat perhatian.

Aku memang bukan orang yang suka membandingkan sesuatu atau mengelompokkan sesuatu.
Tapi ntah kenapa ketika aku bertemu dengan dirimu,
Aku merasakan bahwa dirimu memang berada di atas rata – rata.
Berada di atas rata- rata adi antara semua cowok yang pernah aku kenal.

Selama ini banyak orang yang mengatakan kalau dirimu jauh di atas rata – rata cowok lainnya.
Tapi aku sama sekali tidak pernah menangapinya dan lebih memilih cuek akan hal itu.
Aku selalu berfikir jika sesuatu seperti itu hanyalah buah bibir orang semata.
Ataupun itu hanya ucapan dari orang – orang yang menyukaimu saja.
Sedangkan aku. Belum mengenal dirimu.

Ketika aku mulai bosan dengan semua cerita orang tentang dirimu.
Terbesit di otakku untuk mencari tau siapa sebenarnya dirimu.
Aku ingin tau kenapa setiap orang selalu membicarakanmu.
Apa sih hebatnya dirimu??

Hal pertama yang kulakukan ialah bertanya dengan orang – orang yang kuangap kenal dengnmu.
Dan benar saja banyak hal  yang ku ketahui tentang dirimu.
Aku berfikir bahwa ketika aku telah mengetahui siapa dirimu.
Rasa penasaranku akan hilang.
Tetapi tidak aku malah ingin mengenalmu labih jauh lagi.

Maka ku beranikan diriku untuk sekedar melihat mu dari kejauhan.
Dari kejauhan aku merasakan ada hal aneh yang merasukiku ketika aku melihatmu untuk pertama kali.
Ada rasa ketertarikan yang amat kuat dalam diriku.
Sungguh rasa yang tidak dapat dimengerti.

Rasa penasaranku akan dirimu semakin tinggi.
Maka ku mantapkan hati untuk berjumpa dan sekedar berbicara denganmu.
Oh……. Benar saja.
Ketika aku telah melihatmu dari dekat dan secara langsung.
Baru aku mengerti mengapa semua orang berkata seperti itu selama ini.

Ada aura yang bersinar terang keluar dari dalam dirimu.
Ada pancaran kharisma yang sangat khas menyelimutimu yang tidak kutemukan pada orang lain.
Ada magnet penarik yang kuat yang menarik setiap orang yang melihatmu.
Dan salah satunya adalah aku.

Baru kusadari ternyaka dirimu punya sejuta kelebihan di bandingkan yang lainya.
Dan dirimu memang pantas mendapatkan predikat yang baik

Di atas rata- rata.

Terserah kamu.



Kok bisa jadi begini sih . .
Siapa sih yang salah . . .
Aku yang salah . .  
kalo gitu maaf deh . .
Tapi kayaknya ga mungkin  deh . .
Aku yakin kalo kita sekarang sedang salah paham.

Kata – kata itu selalu muncul di kepalaku. Seperti sebuah teror yang selalu datang bertubi-tubi ingin sekali marah, menangis, berteriak histeris. Ingin rasanya mengeluarkan segala penat yang bekutit di kepala ini.

Tapi semua itu sia – sia saja.
Antara  otak dan hati selalu saja berlawanan.
Antara  logika dan perasaan, selalu saja bertolak belakang.

Kejadian itu rasanya hanya sepintas saja tetapi efeknya itu loh . .  panjang . .
Hanya salah paham biasa. Tapi serasa luar biasa.

Jarak kita itu ga jauh loh . .
Hanya beberapa kelas saja, tapi kenapa seolah kita terpisah jarak yang jauh . .
Aku ga pernah bisa bebas ketemuan sama kamu, ga bisa bebas ngobrol sama kamu. Pokoknya ga bisa semuanya deh . .

Trus kenapa sekarang setiap kita ketemu seolah ada dendam di antara kita.  Kita ga saling tegur sapa, kita ga saling menatap. Kita malah saling buang muka
Arghhh apa sih maunya . . .

Kamu makin cuek . . .
Kamu makin nyebelin . . .

Mana kamu yang dulu . .
Mana kamu yang aku suka dulu . .
Kenapa sekarang kamu berubah . .

Kamu sengaja ngehindarin aku . .
Kamu sengaja ngejauh . .

Ok kalau kamu maunya begitu . .
Aku ikutin maunya kamu apa . . .

Sekarang kuncinya ada di kamu deh . .
Terserah kamu mau bawa kemana . .

Mau di buang juga ga masalah . . 

Asal ga ada penyesalan blakangan.

Kamis, 10 April 2014

Drama Musikal yang Memuakkan

Lanjutan H-1

"Hai bungga(disamarkan)..."
"Kamu lagi apa???"
Sambil memegang tangan cwek itu..

Arhgggg...
Spontan aku kaget setengah teriak dan loncat dari tempat duduk...

"Kamu kenapa nangis SAYANG..

SSAAYYAANNGG...
apa maksudnya...

Arghhh gila
Kurang ajar...
Bikin aku naik darah saja...

"Aku sedih..
Orang tua aku ga ngasih izin aku buat kuliah di luar daerah" sambil masang muka memelas dan nangis dam megang tangan KAMU..

"kamu jangan sedih dong sayang...
Yang penting cinta ku tetap untuk mu..
"Kamu nyanyiin lagu romantis buat ngehibur dia".

Aaaaaahhhhhhh...
Rasanya pengen ngejambak muka cwek itu...

Air mata hampir saja menetes di pipi..
Tapi masih bisa di pertahankan..
Agar tidak berurai deras..

Tapi ...
Siapa sih yang tahan dengan semua kejadian itu...

Dengan penuh amarah akhirnya ku beranikan diri untuk bangkit dari tempat duduk ku dan segera beranjak pergi...

Pergi meninggalkan drama musikal yang konyol itu...

Dalam hati aku berharap kamu faham apa maksud dari isyarat ku ini...

AKU CEMBURU...

CEMBURU MELIHAT KAMU DENGAN DIA..

CEMBURU MELIHAT KEMESRAAN MU DENGA DIA...

WALAUPUN ITU HANYA ADEGAN SEMATA...

TAPI TATAPAN MU UNTUKNYA..

SEOLAH BERKATA LAIN DARI JALAN CERITA..

Drama pun selesai dan aku telah kembali ke tempat duduk ku..
Dengan hati sakit dan penuh amarah.

Dalam duduk ku aku hanya mampu menyebut nama Tuhan berulang kali...

Setelah acara selesai ku pikir semua tingkah bodoh mu juga selesai..

Berharap agar ada penjelasan tentang semua ini...

Lama aku menanti..
Tapi kau tak muncul malahan kamu masih saja asik bersama dirinya..

Berfoto, tertawa, saling tatap..
Dan lupa akan aku yang menunggu sedari tadi..

Semua bayangan hari kemarin seakan menjadi nyata di hari ini...

Tak ada kata yang bisa ungkapkan rasa...
Rasa kecewa, rasa marah , rasa muak, dan rasa benci terhadap dirimu.

Terima kasih telah menjadi pengisi separuh dari hatiku..

Terima kasih telah buat aku rasakan banyak rasa yang tak bisa di lupakan

Terima kasih untuk kamu ..

Anak selatan ku.

Jumat, 06 September 2013

#Si Kulit Putih


Merah, kuning, biru, hijau, hitam  atau pun putih menurutku sama saja.
Tidak ada yang aneh akan hal itu.
Tapi banyak orang lebih memilih putih karena diangap lebih bersih,lebih suci dan lebih menarik.
Memang tidak dapat di pungkiri kekuatan magis dari warna putih banyak membuat orang terpana.
Tapi jika di suruh memilih, aku akan lebih memilih warna merah atau hitam.
Alasannya mudah.
Jika terkena kotoran, tidak akan terlalu kelihatan.
Berbeda dengan putih. Sekali kotor pasti akan mencolok sekali.

Dalam hidupku aku selalu menghindari menggunakan warna putih.
Baik dalam pemilihan baju,sepatu ataupun barang barang lainya.
Hal itu membuatku sedikit tampak berbeda dari remaja kebanyakan.
Mereka  lebih senang bermain dengan warna putih.

Sejujurnya ada alasan lain mengapa aku selalu menghindari warna putih.
Menurutku warna putih terlalu kontras dengan warna kulitku yang cenderung gelap.
Warna kulitku yang gelap memang bukan suatu masalah untukku.

Well . .
Jika selama ini aku selalu menghindari bermain dengan warna putih,
Tapi kali ini aku justru sangat tertarik dengan warna putih.
Sungguh luar biasa. Sangat sangat sungguh luar biasa.
Dengan sekali melihat semua pemikiran dan rasa kurang sukaku dengan warna putih seakan sirna.

Pertama melihat aku berfikir bahwa dia adalah sesosok malaikat.
Seperti yang sering di deskripsikan di dalam buku.
Bersinar, kulit yang putih dan kedua sayap di punggunya
Tapi ternyata bukan sesosok malaikat.
Karna tidak punya sayap.
Melainkan sesosok makhluk tuhan yang sungguh luar biasa.
Ntah apa yang apa yang terpancar dari dirinya.
Tapi satu hal kulitnya yang putih lah, yang membuatku terpana.
Seperti malaikat.

Jarang – jarang  aku memikirkan  seseorang dari tampilan fisiknya.
Terkecuali artis ataupun boyband yang memang telah di modif untuk menjadi pemikat hati.
Tapi kali ini aku memang melakukanya.
Menyukai seseorang dengan identitas kulit putih.

Kali ini aku tidak takut lagi akan kotor.
Malah aku sangat bersemangat.

Si kulit putih  . .
Ntah apa yang ada di benakku.
Aku menyukainya.
Menyukai kulit putihnya.
Menyukai kepribadiannya.
Menyukai senyum manisnya.
Menyukai matanya..

Bayangkan saja. .
Sesuatu yang seperti ini mungkin hanya ada satu atau dua di dunia.
Istilah asing menyebutkan limited edition. Just one in the word.
Dan aku sangat beruntung dapat berjumpa, dan mengenalnya.
Berbicara denganya.
Dan yang terpenting ,
Dia telah berhasil membuatku menyukainya.
Menyukai dirimu.

Si Kulit Putih