Merah, kuning, biru, hijau, hitam atau pun putih menurutku sama saja.
Tidak ada yang aneh akan hal itu.
Tapi banyak orang lebih memilih putih karena diangap
lebih bersih,lebih suci dan lebih menarik.
Memang tidak dapat di pungkiri kekuatan magis dari warna
putih banyak membuat orang terpana.
Tapi jika di suruh memilih, aku akan lebih memilih warna
merah atau hitam.
Alasannya mudah.
Jika terkena kotoran, tidak akan terlalu kelihatan.
Berbeda dengan putih. Sekali kotor pasti akan mencolok
sekali.
Dalam hidupku aku selalu menghindari menggunakan warna
putih.
Baik dalam pemilihan baju,sepatu ataupun barang barang
lainya.
Hal itu membuatku sedikit tampak berbeda dari remaja
kebanyakan.
Mereka lebih
senang bermain dengan warna putih.
Sejujurnya ada alasan lain mengapa aku selalu menghindari
warna putih.
Menurutku warna putih terlalu kontras dengan warna
kulitku yang cenderung gelap.
Warna kulitku yang gelap memang bukan suatu masalah
untukku.
Well . .
Jika selama ini aku selalu menghindari bermain dengan
warna putih,
Tapi kali ini aku justru sangat tertarik dengan warna
putih.
Sungguh luar biasa. Sangat sangat sungguh luar biasa.
Dengan sekali melihat semua pemikiran dan rasa kurang
sukaku dengan warna putih seakan sirna.
Pertama melihat aku berfikir bahwa dia adalah sesosok
malaikat.
Seperti yang sering di deskripsikan di dalam buku.
Bersinar, kulit yang putih dan kedua sayap di punggunya
Tapi ternyata bukan sesosok malaikat.
Karna tidak punya sayap.
Melainkan sesosok makhluk tuhan yang sungguh luar biasa.
Ntah apa yang apa yang terpancar dari dirinya.
Tapi satu hal kulitnya yang putih lah, yang membuatku
terpana.
Seperti malaikat.
Jarang – jarang aku memikirkan seseorang dari tampilan fisiknya.
Terkecuali artis ataupun boyband yang memang telah di
modif untuk menjadi pemikat hati.
Tapi kali ini aku memang melakukanya.
Menyukai seseorang dengan identitas kulit putih.
Kali ini aku tidak takut lagi akan kotor.
Malah aku sangat bersemangat.
Si kulit putih . .
Ntah apa yang ada di benakku.
Aku menyukainya.
Menyukai kulit putihnya.
Menyukai kepribadiannya.
Menyukai senyum manisnya.
Menyukai matanya..
Bayangkan saja. .
Sesuatu yang seperti ini mungkin hanya ada satu atau dua
di dunia.
Istilah asing menyebutkan limited edition. Just one in
the word.
Dan aku sangat beruntung dapat berjumpa, dan mengenalnya.
Berbicara denganya.
Dan yang terpenting ,
Dia telah berhasil membuatku menyukainya.
Menyukai dirimu.
Si Kulit Putih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar